TRAVEL BLOG : LABUAN BAJO TRIP





Anyeonghaseyo !  As Indonesian, Oppa selalu bangga kalau misalnya kita ngebahas soal keindahan alam yang ada di Indonesia karena tempat wisata alam di Indonesia tidak ada habisnya dan selalu lebih indah dibandingkan tempat wisata alam lainnya yang Oppa pernah lihat di negara lainnya. Nah pada bulan September akhir kemarin, Oppa berkesempatan untuk mengunjungi salah satu tempat wisata alam yang dimiliki Indonesia yang berada di bagian timur Indonesia yaitu Nusa Tenggara Timur.

Di instagram banyak dari beberapa teman-teman yang bertanya mengenai apakah pergi sendiri atau tour dan pertanyaan lainnya yang semuanya akan coba Oppa jawab di dalam artikel ini. Hopefully artikel ini bisa membantu kalian yang suatu saat ingin atau dalam waktu dekat berencana ke Labuan Bajo. Ayo kita mulai!



Transportation

Labuan Bajo memiliki bandara sendiri dengan nama Komodo Airport sesuai dengan trademark dari Labuan Bajo yang terkenal dengan Pulau Komodonya. Banyak penerbangan yang menuju ke bandara ini dengan atau tanpa transit. Oppa sendiri menggunakan penerbangan Batik Air saat pergi (tanpa transit) dengan harga 1,4 juta dan pulang dengan menggunakan penerbangan Nam Air (transit di Bali) dilanjutkan dengan Citilink dengan harga 1,7 juta. Jadi untuk tiket pesawat expense yang kalian perlukan kurang lebih 3.1 Juta.

Komodo Airport memiliki kondisi yang cukup baik meskipun tidak terlalu luas tentunya. Harga makanan yang ada di Airport sendiri jauh di atas harga makanan yang ada di Bandara Soekarno Hatta tentunya (contoh 1 bungkus beng-beng bisa seharga 15-20 ribu, Indomie 2 bungkus dengan telur seharga 35-40ribu). Tentunya wajar mengingat distribusi barang yang memiliki cost yang lebih tinggi daripada di Jakarta.


Pulau Kelor

Transportasi yang Oppa gunakan dari Bandara ke Hotel yang Oppa sewa (Hotel Beta Bajo) adalah penyewaan mobil dengan travel tour yang Oppa pake yaitu 17000wonders dengan harga per mobil 50 ribu saja untuk 5 orang. Murah? Ya wajar karena jaraknya yang tidak terlalu jauh sebenarnya. Kalau kalian tanya apakah ada taksi, tidak terlalu memperhatikan tapi sepertinya layanan taksi disana cukup chaos dan tidak jelas yang mana taksi dan yang mana mobil sewaan.

Karena Oppa tiba disana pada hari Kamis sore dan akan berlabuh di Jumat pagi, maka Oppa memutuskan menyewa kembali mobil dari Hotel Beta Bajo dengan harga yang lebih mahal yaitu 300 ribu per mobil untuk kapasitas 5 orang. Cukup mahal memang padahal jaraknya tidak terlalu jauh dari hotel ke Bukit Sylvia.

Nah transportasi dari Hotel ke Dermaga sudah include dengan biaya yang Oppa bayarkan ke 17000wonders (bukan endorse ya) dan dari dermaga perjalanan berikutnya dari pulau ke pulau menggunakan kapal yang disediakan. Begitu pula ketika Oppa mau pulang ke bandara, ada mobil yang disediakan dari dermaga ke bandara.

 Sunset di Bukit Sylvia

Sunset di Bukit Sylvia


Akomodasi

Tempat Oppa menginap di Labuan Bajo seperti yang disebutkan di atas adalah Hotel Beta Bajo. Lokasinya sendiri sangat strategis karena ada di Jalan Utama dan dekat dengan mesin ATM dan toko kelontong serta memiliki restoran (kind of bar) yang berada di lantai atas. Oppa memesan 3 (tiga) kamar yang terdiri dari 1 (satu) family room dan 2 (dua) standard room dengan harga per orang kurang lebih 210 ribu per malam (total dalam trip ini ada 10 orang). Menurut Oppa hotel ini pilihan yang paling baik (bukan endorse),karena banyak teman Oppa yang juga menginap disini saat visit ke Labuan Bajo. Oh ya harga di atas sudah termasuk breakfast yang bisa kamu dapatkan di pagi hari.

 Morning View 
When You're Wake Up

Rinca Island

Untuk akomodasi selama dari pulau ke pulau lainnya, ya jelas Oppa tidur di dalam kapal. Oleh karena itu pilihan kapal dan tour yang kalian gunakan adalah hal paling penting kalau kalian melakukan trip ke Labuan Bajo. Untuk kapal yang Oppa gunakan adalah dari 17000wonders dengan harga 2,5 juta per orang dan ini private ship karena kuota Oppa adalah 10 orang. Tempat tidurnya sangat nyaman, AC nya pun menyala dan toiletnya bersih. Bisa jadi pilihan kalian sih kalau mencari tour ke Labuan Bajo (SEKALI LAGI GAK ENDORSE YA).

Soal makanan, harga di atas sudah termasuk makanan selama di kapal dan makanan mereka pun enak-enak. Selain itu hal yang baik dari tour ini adalah saat masih di Jakarta mereka sudah melakukan pengecekan apakah ada alergi atau ketidaksukaan kita pada makanan tertentu sehingga makanan yang disajikan di kapal sudah sesuai dengan selera kita semua. Untuk makanan di Labuan Bajo (sebelum berlayar), Oppa rekomendasi kalian ke wisata kuliner kampung ujung dan cobain seafood mereka disana. Fresh semua dan harganya luar biasa murah compare seafood di Jakarta ! (Kangen jadinya)

Keindahan Labuan Bajo

Bukit Sylvia

Bukit Sylvia

Bukit Sylvia

Tempat pertama yang Oppa visit di kota labuan bajo ini, jadi seperti namanya ini adalah bukit kecil yang cukup curam untuk dinaiki. Nama Sylvia sendiri konon katanya adalah nama dari pemilik tanah yang ada di Labuan Bajo. Konon, beliau adalah pemilik hampir seluruh tanah di kawasan ini (kata abang drivernya).  Tempatnya sendiri bagus untuk kalian melihat sunset dan cukup indah untuk dilihat.

Pulau Kelor

Pulau Kelor

Pulau Kelor

Kayaknya uda banyak banget yang bahas dan sharing soal pulau satu ini, pulau ini sendiri tidak berpenghuni dan memiliki banyak terumbu karang yang cantik. Untuk tracking ke atasnya lebih curam pastinya dari bukit sylvia but it’s worth it. Suka banget sama keindahan laut yang terlihat dari atas pulau ini kayak bener-bener sebagus itu. Jangan lupa untuk minum air kelapa ya setelah lelah mendaki, karena air kelapanya super segar disini.

 Pulau Kelor


Manjarite

Nah disini Oppa snorkeling dengan teman-teman dan mampir juga ke jembatan yang instagramable dan banyak sekali yang foto disini. Sayangnya karena Oppa snorkeling dan tidak membawa HP dan kamera, jadi tidak ada foto disini. However snorkeling disini memang bagus dan aliran airnya juga tenang.


Rinca Island

Rinca Island

Rinca Island

Rinca Island – Komodo National Park

Kesalahan yang terjadi pada trip Oppa kali ini adalah Oppa datang di bulan dimana Komodo sedang bertelur sehingga pas kesini tidak terlalu banyak komodo yang ada sepanjang perjalanan Oppa menyusuri pulau ini. Jadi ketika musim bertelur, komodo betina berada di sarangnya untuk menjaga telur-telur mereka. Banyak yang nanya apakah boleh kesini kalau datang bulan, sebenarnya tidak boleh tapi Oppa lihat beberapa orang yang sedang datang bulan tetap bisa turun dan mengikuti trip ini.

Kalong Island

Kalong Island

Kalong Island

Excited banget kesini karena Oppa kira kita akan turun ke pulau dan melihat teman-teman batman si kelelawar keluar. Ternyata hanya berlabuh di dekat pulau tersebut dan kita menikmati sunset bersama teman-teman kelelawar. Uniknya mereka keluar bersamaan di jam yang sama katanya setiap harinya. Kelelawar aja on time masa kamu gak sih hahaha.


Padar Island

Padar Island

Padar Island

Padar Island
Ini dia pengalaman yang paling tidak Oppa lupakan saat kesini, Pulau Padar ! Bangun di pagi hari demi mendaki sampai puncak (yes aku sampai di puncak) dan it’s worth it! Even though lagi-lagi aku datang di bulan yang salah (masih kemarau dan panas) sehingga view bukitnya dari atas gak hijau-hijau ala-ala instagram but it still worth it. Pemandangan dari atasnya super bagus dan bikin bangga jadi orang Indonesia. Anyway pas sampe puncak cuma aku orang Indonesia sendiri (teman-temanku yang lain juga menyerah) sisanya orang bule gitu, so kalian kalau kesini harus sampe puncak ya !


Padar Island

Long Beach
Long Beach
Disini panas banget sampai kebakar ini kulit pas disini dan airnya luar biasa bagus warnanya beneran suka. Jadi ini kayak pulau kecil gitu, kayak bener-bener satu pulau kecil di film adventure gitu yang gak ada apa-apa. Biasa aja sih kalau menurut aku yah disini cuma good pointnya airnya bagus aja warna birunya.

 Padar Island

Padar Island

Kanawa Island
Spot snorkling paling bagus selama disini ya disini ini ! Terumbu karangnya bagus banget even though cukup bahaya karena banyak bulu babi disini (one of my friends kena dong kakinya). Untuk pulaunya sendiri menurut aku tipikal pulau di pinggir pantai, biasa aja dan tidak terlalu banyak hal yang bisa diexplore.



TIPS

- Cek bulan kedatangan kalian sebelum memutuskan ke Labuan Bajo. Pastikan bahwa bulan yang kalian pilih bukanlah musim kawin komodo dan juga bukan musim kemarau.

- Antimo is a must ! Kalian gak tau (even kapten kapal gak tau) kapan cuaca akan baik dan kapan cuaca akan buruk. Pernah satu waktu karena efek gempa palu, ombak kenceng banget sampai i decide to sleep karena pusing banget (hari sebelumnya i’m fine without antimo).

- Belanja snack is a must karena waktu kalian bakal banyak habis di dalam kapal.

- Belanja snack dan peralatan mandi di Jakarta atau kota kalian sebelum ke Labuan Bajo. Bukan berarti kalian gak bisa menemukan item tersebut di sana, tapi harganya cukup pricy dicompare di Jakarta ya.

- Sunblock ! Bukan cuma soal hitam, tapi kulit kalian bisa jadi super kering kalau kesana saat musim kemarau.

- Sepatu jangan lupa karena lebih aman dan comfortable untuk kalian mendaki dengan menggunakan sepatu.

- Last but not least, pilih agen travel tour yang terpercaya. In this case aku referensiin @17000wonders karena kapalnya bersih, staffnya ramah dan yang penting terpercaya. Pastikan cek testimoni agen travel tour yang kalian gunakan ke Labuan Bajo, karena once travel tournya jelek pelayanannya, your whole trip gonna be mess.


Padar Island


Padar Island


Sebagai penutup, Labuan Bajo adalah salah satu keindahan di Indonesia yang wajib kalian datangi karena se worth-it itu untuk kalian kesini. So, happy hunting ticket ya guys. See u on next travel blog!
TRAVEL BLOG : LABUAN BAJO TRIP TRAVEL BLOG : LABUAN BAJO TRIP Reviewed by Oppa Kuliner on October 12, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.