JAPAN TRAVEL BLOG : VISA JEPANG, TAX FREE SHOP JAPAN DAN OSAKA TRAVEL DIARY




Anyeonghaseyo! Gila-gila masih fresh banget dari Jepang pas lagi mau nulis blog mengenai Jepang ini. Kalau kalian followers aku di Instagram @oppakuliner (di-follow dong, seru-seru lho instastory aku, ya elah pede bener) pasti pada ngikutin perjalanan penuh cinta dan drama aku selama di Jepang ya. Jadi ceritanya selama kurang lebih 2 (dua) minggu kemarin aku membuang uang dan waktu (bercanda yes, jangan baper wahai netizen) di negeri sakura itu (meskipun saat kesana tak kutemukan satupun pohon sakura disana). Happy? Ya aku happy banget lah bisa kesana karena kutak pernah kesini sebelumnya dan kedua karena ini pertama kalinya aku traveling di musim Winter !





Shitennoji Temple

Sesuai dengan direct message kalian yang demanding dan banyak bertanya mengenai trip kali ini (sumpah aku seneng banget tau kalau kalian DM nanya-nanya aku, asal jangan nawarin MLM aja ya), maka sesuai janji aku bahas semuanya kalau bisa setajam Silet 😖. Untuk blog mengenai trip ke Jepang kali ini, akan aku bagi di dalam 2 (dua) bagian karena panjang sekali shay kalau harus dipaksa dibuat di dalam 1 blog. Format blog kali ini lebih bercerita mengenai perjalanan aku selama disana, jadi tempat wisata dan makanan yang akan dibahas belum tentu semuanya enak atau wajib dikunjungi, jadi konsep artikel ini akan lebih ke Travel Diary aku ya!




View from Harukas 300

Pertanyaan paling basic setiap aku traveling adalah, berapa harga tiket ke Jepang ya Oppa? Nah untuk perjalanan kali ini, aku kebetulan ikut Garuda Online Travel Fair yang diadakan setiap tahunnya itu. Karena kebetulan aku bekerja dan tidak memiliki waktu kesana, akhirnya aku memakai jasa Dhamma Tour & Travel untuk mencari tiket yang murah untuk ke Jepang. Ini bukan endorse ya, aku tetep bayar kok untuk tiketnya HAHA. Pelayanan mereka sigap banget sih dan fast response untuk infoin aku tanggal-tanggal yang murah dan akhirnya aku dapet yang tanggal 21 Januari-4 Februari dengan harga 5,7 Juta Rupiah.

Osaka Castle

Pecinta kopi pasti suka ini

View from Harukas 300

Apakah murah? Sebenarnya tidak juga, karena setelah itu ada promo dari tiket.com dengan menggunakan Japan Airlines which is di tanggal yang sama aku dapet sekitar 4 Juta Rupiah. Lumayan banget kan? Nah tips pertama dalam pencarian tiket adalah sabar menunggu haha, meskipun tricky juga kalau makin deket dan makin mahal juga bingung ya kan?


 Osaka Castle

Osaka Castle

VISA

Pertanyaan lainnya yang mengalir melalui DM adalah how to get Japan Visa. Sebelum kita membahas mengenai cara mendapatkan visa jepang ini, perlu diketahui dulu apa jenis paspor kalian? Kalau jenis paspor kalian adalah e-paspor, maka yang perlu kalian lakukan hanya ke Kedutaan Besar Jepang dengan membawa e-paspor kalian dan mengisi dokumen berikut. Setelah itu tinggal menunggu 1-2 hari kerja dan kalian bisa mendapatkan visa waiver kalian dan itu akan berlaku selama 3 (tiga) tahun kedepan. Asik kan? Nah itu cara mendapatkan visa jepang menggunakan e-paspor.


Karena proses yang begitu simple dan mudah, akhirnya aku tertarik untuk mengganti paspor aku menjadi e-paspor. Sayangnya saat itu blanko e-paspor sedang habis dan kata petugas imigrasi yang ada di Jakarta Pusat, paspor aku harus minimal 6 (enam) bulan berikutnya berakhir baru bisa ganti e-paspor. Nah untuk informasi ini masih simpang siur, karena teman aku ada yang merubah paspor biasa menjadi e-paspor tanpa syarat berakhirnya paspor tersebut, sebagai informasi banyak yang bilang lebih mudah mengurus e-paspor kamu di Kantor Imigrasi di Bandara.

 Baby Deer

Nara Park

Nah jadi akhirnya aku mengajukan visa jepang dengan paspor biasa dan as predicted begitu banyak syarat dokumen yang harus kamu lampirkan untuk mengajukan visa jepang. Awalnya aku mau pake agen tapi dari mereka mensyaratkan aku harus punya rekening dengan saldo terakhir 50 Juta Rupiah. WHAT? Akhirnya aku coba mengajukan sendiri visa jepang dan saat ini pengajuan visa jepang dilakukan di VFS Global yang terletak di Lotte Shopping Avenue (bukan kedutaan besar jepang di thamrin ya). Untuk prosesnya sangatlah mudah ternyata, kamu cuma perlu menyiapkan dokumen sebagai berikut dan kemudian membuat janji temu melalui website mereka disini

Setelah membuat janji temu, aku langsung dateng membawa dokumen yang disyaratkan untuk visa jepang dan formulir aplikasi visa jepang yang aku download disini. Kurang dari 30 menit, aku dipanggil oleh petugas disana dan dicek kelengkapan dokumennya. Setelah itu nanti kamu akan diminta untuk melakukan pembayaran disana sebesar 525 ribu Rupiah dan akan dikasi nomor registrasi. Nantinya kamu bisa melakukan tracking atas pengajuan visa jepang kamu melalui website mereka. Bahkan kamu bisa memilih opsi untuk diantar paspor kamu once sudah selesai dengan tambahan biaya 50 ribu Rupiah. Se-helpful itu beneran dah!


Prosesnya sendiri katanya memakan waktu 7 (tujuh) hari kerja, tapi dalam case aku hanya kurang lebih 4 hari kerja saja ! Terus soal tabungan tadi gimana Oppa? Okay jadi karena aku stay di Jepang selama 14 hari, aku menggunakan trick yang sama seperti saat aku mengajukan visa Korea Selatan. Jadi jumlah hari aku disana dikalikan Rp.1.500.000,- dan itulah minimal saldo rekening tabungan aku untuk pengajuan visa jepang. Selain itu aku juga melampirkan bukti pembayaran hotel aku, supaya makin meyakinkan kalau aku bisa dan sanggup hidup disana. So soal visa udah beres deh !

 Osaka Castle

mencari uang yen yang jatuh

PERLU JR PASS-KAH?

Untuk menjawab pertanyaan ini kamu harus tau dulu rute kedatangan dan kepulangan kamu serta daerah mana saja yang mau kamu explore selama di Jepang. Karena aku tiba di Tokyo dan pulang juga dari bandara di Tokyo akhirnya aku memutuskan untuk membeli JR Pass 7 days/7 hari dengan harga kurang lebih 3.7 juta Rupiah. Apakah worth it? Yes worth it karena sebelum decide beli aku coba untuk cek jumlah pengeluaran transportasi aku selama 7 hari dari tokyo ke osaka, kyoto dan nagoya dan kemudian balik lagi ke tokyo. Jauh men harganya kalau wa gak beli JR Pass HAHA. 

Harganya memang cukup fantastic dan untuk pembeliannya aku beli di Klook karena menurut aku paling murah dibandingkan yang lain. Selain itu praktis pula, karena mereka mengirimkan exchange order langsung ke alamat yang aku tuju pada saat pembelian. Exchange order ini kamu harus pastikan semua datanya benar ya, karena exchange order ini akan kamu bawa dan tukar dengan JR Pass di kantor JR Pass di Bandara. Untuk rute atau line yang ada di dalam JR, jujur hamba tidak bisa menjelaskan secara detail karena ribet banget sumpah line mereka saking banyaknya. Tapi based on my experience ya, dalam 1-2 hari kamu naik public transportation mereka, kamu bakal paham kok lama-lama kerumitan line mereka. Yang penting kamu harus punya Hyperdia dan Google Map untuk membantu kamu disana.




INTERNET

Awalnya aku dan beberapa temen aku berpikir untuk membeli saja sim card ya kan masing-masing selama di Jepang, sampai akhirnya kami menemukan bahwa harganya cukup fantastic dan jauh jika dibandingkan dengan menggunakan modem. Akhirnya karena rekomendasi beberapa orang, aku coba pesen modem Passpod dengan harga 840 ribu Rupiah untuk 14 hari disana dan itu dibagi 3 orang. WORTH IT KAN? Modemnya bisa dianter ke tempat kamu dan nanti pas balikin juga dia ke tempat kamu lagi, sumpah gila praktis banget dan harganya itu lho. Jaringannya well kadang on dan kadang off, beberapa kali memang harus direstart tapi better sewa modem daripada beli sim card sih gengs. Sempet cek harga sim cardnya harganya 629 RIBU PER ORANG untuk 14 GB saja. Kelemahan modem mungkin kalau travel partner kamu mau pisah, nah itu sulitnya karena artinya modemnya salah satu saja yang bisa bawa hehe. 



Hachiko Gemas


JAPAN TIPS FOR WINTER

  1. Gunakan sepatu bot atau sepatu kets yang nyaman dan tidak menyiksa diri hanya demi konten atau fashion semata karena di Jepang kamu bakal banyak jalan kaki gengs. Soalnya transit dari stasiun A ke stasun B aja jalan kakinya lumayan, belum keluar dari stasiun terus ke tempat wisatanya jalan kaki lagi (somehow bisa 1 km lho).
  2. Jangan membawa coat terlalu banyak, bawa secukupnya saja karena in the end kamu bisa beli di Jepang kok. Harga coat di jepang terutama uniqlo cukup affordable dan lebih murah daripada di Jakarta, jadi daripad bikin koper berat dan ends up nyiksa diri pas gerek koper di stasiun mending bawa secukupnya aja.
  3. Membawa long-john dan sweater secukupnya juga ya gengs, karena long john dan sweater disini murah jauh daripada di Jakarta.
  4. Siapkan pelembab bibir dan skincare yang cocok untuk kulit kering, karena musim dingin itu bikin kulit kering banget dan bahkan menjadi alergi kulit kayak aku saking dinginnya. Bibir juga pecah-pecah dan bisa berdarah kayak aku lho.
  5. Bawa tas lipat kecil untuk snack yang akan kamu bawa pulang ke Indonesia. You will need this because Japan is heaven of snack LOL

Nara Park

TAX FREE SHOP

Kenapa aku membuat section mengenai Tax Free Shop, karena akan banyak tempat belanja yang menempelkan sticker ini dan artinya kamu bisa mendapatkan langsung direct tax freenya di toko tersebut dengan minimum belanja kurang lebih 5000 yen (sekitar 650 ribu Rupiah). Bedanya tax free dengan tax refund adalah kalau tax free misalnya kalian belanja 6000 yen maka either yang kalian bayar menjadi 5520 yen atau dikembalikan dalam bentuk cash ke kalian 8% dari jumlah yang kalian belanja. Nah setelah itu barang kalian akan dibungkus dalam 1 plastik dan disegel serta tidak boleh dibuka sampai di Indonesia.

Selain itu nantinya di paspor kalian akan ditempel dengan bon transaksi yang kalian belanja yang nantinya harus kalian serahkan ke counter tax free di Bandara sebelum masuk ke dalam imigrasi. Kenyataannya karena aku beli snack lebih dari 5000 yen dan ribet ya packing dalam keadaan dibungkus plastik, akhirnya aku beranikan diri untuk membuka bungkusan tersebut dan aku taro di dalam bagasi, Ternyata sampai di bandara tidak diperiksa sedetail itu dan hanya cukup menyerahkan paspor kalian di counter Tax Free tadi. So gak perlu takut ya belanja di Tax Free Shop.



View from Harukas 300



View from Harukas 300

OSAKA

Mari kita mulai dari wilayah pertama yang aku kunjungi di Jepang, yaitu kota Osaka ! Kenapa harus ke Osaka dulu, sudah kujelaskan di part JR Pass sebelumnya. Nah untuk tempat tinggal sendiri aku memilih menggunakan Air BnB yang berlokasi dekat dengan stasiun Shin-Imamiya Station. Untuk kalian yang mencari rekomendasi penginapan ini, bisa klik disini ya. Tipe tempat penginapan ini kayak apartment dan tidak terlalu luas ya, guidelinesnya jelas banget dan aku cukup rekomen untuk kalian stay disini. Untuk tempat yang aku kunjungi dan makanan yang aku coba rata-rata rekomendasi dari blog Anak Jajan, so buat kalian yang mau info detailnya bisa cek di blog mereka disini.

WHAT TO DO AT OSAKA :





1. Dotonbori

Karena aku sampenya sore banget, jadi aku memutuskan untuk berberes sebentar dan langsung mampir ke daerah teramai di Osaka bernama Dotonbori! Tempat ini memang merupakan tempat yang paling terkenal di Osaka dan dikenal sebagai pusat perbelanjaan dan makanan di Osaka. Untuk mampir kesini, stasiun terdekatnya adalah Namba Station dan tinggal jalan kaki aja beberapa menit menuju tempat ini. Buat kalian yang suka belanja dan hunting makanan di Osaka, maka Dotonbori adalah salah satu tempat yang wajib kalian kunjungi di Osaka !















2. Osaka Castle

Dibangun sejak tahun 1583, Osaka Castle harus masuk ke dalam list tempat yang kalian kunjungi di Osaka dengan catatan kalian suka sejarah ya ! Kalau gak bakal jadinya boring aja sih dan malah gak happy kesini haha. Jadi ini terdiri dari beberapa lantai dan ada beberapa lantai yang kamu tidak boleh foto atau video karena di dalamnya ada banyak barang otentik gitu (seperti samurai, surat wasiat kaisar dll). Di lantai paling atas ada observatory deck gitu yang bisa melihat daerah sekitar Osaka Castle dari atas. Pembelian tiket langsung on the spot dengan menggunakan ticket machine dengan harga 600 yen (78 ribu Rupiah).









3. Shitennoji Temple


Jangan bosan untuk melihat temple di daerah Jepang karena memang mostly tempat wisata mereka kalau gak temple ya castle hahaha. Nah shitennoji temple ini optional kalau menurut aku, karena kalau kalian suka sembahyang atau membeli jimat atau lucky charm, maka temple adalah tempat wajib yang harus kalian datangi saat ke setiap daerah di Tokyo.








4. Harukas 300 Observatory


Salah satu observatory yang paling memorable selama aku di Jepang, karena ini adalah the tallest skycraper at Japan. Lokasinya bergabung dengan Department Store dengan harga tiket 1500 yen. Tapi aku sendiri beli di Klook karena harganya cuma 200 ribu, beda tipis lah sama kalau beli on the spot. Karena berlokasi di Department Store, kamu bisa belanja setelah melihat pemandangan kota Osaka di malam hari dengan banyak store yang familiar buat kamu seperti Uniqlo, ABC Market, Zara dan store lainnya. Stasiun terdekat untuk bisa ke sini adalah Tennoji Station atau kalau kalian dari Shitennoji Temple tinggal jalan kaki deh.








5. Nara Park


Wait Oppa emang Nara Park di Osaka, bukannya di Kyoto? Yah lokasi Nara Park tepatnya berada di tengah-tengah dan kamu bisa kesini either dari Kyoto atau dari Osaka. Nah dalam case aku, aku berangkat dari Osaka dan berhenti di JR Nara Station. Dari station tersebut kamu tinggal naik bus aja ke Nara Park dan daerah sekitarnya. Disini tidak perlu membayar uang apapun masuk ke Nara Park, kamu hanya perlu membeli makanan rusa (optional juga) jika ingin memberi mereka makan. Pengalaman baru banget disini karena tidak pernah menyentuh rusa sebelumnya. Nara Park adalah salah satu yang memorable selama aku di Jepang.







6. Todaiji Temple


Another temple is here ! Di dekat daerah Nara Park kamu bisa menemukan temple ini dengan lokasi yang cukup besar dan luas dan tentunya ada rusa di dalamnya juga meskipun tidak sebanyak di Nara Park. Untuk masuk kesini kamu harus mengeluarkan biaya sebesar 600 yen dan di dalam temple ini kamu akan menemukan patung Big Buddha dan berdoa di dalamnya. Kalau kamu ingin berdoa sejenak, cocok banget kamu ke temple ini.



WHAT TO EAT AT OSAKA :

1. Charcoal Grilled Crab

Lokasinya di sepanjang jalan Dotonbori gitu dan tidak ada sign namanya dan bentuknya cuma kayak stand gitu. Sebenernya kesini karena rame aja kelihatannya. Ternyata dia menjual kepiting yang dipanggang dengan menggunakan arang dan harganya lumayan mengejutkan yaitu 900 yen (+ 117 ribu Rupiah) untuk 3 pcs. Rasanya memang terasa sekali kesegaran si kepitingnya dan ukurannya lumayan besar.


2. Takoyaki Acchichi Honpo

Nah ini aku cobain karena lihat blognya AnakJajan dan penasaran karena antriannya yang lumayan juga ternyata. Lokasinya di samping Ichiran Ramennya dotonbori dan harganya 500 yen (65 ribu) untuk 1 porsinya. Rasa takoyakinya enak banget parah dan itu si octopusnya juara banget, Emang gak bohong ya makanan original dari negara asalnya lebih enak daripada di Indonesia, WKWKWKWK




3. Mizuno Okonomiyaki Restaurant

Salah satu rekomendasi lainnya yang kudapet dari blog AnakJajan, ternyata ini Michelin Star Restaurant dong dan untuk makan disini aku ngantri kurang lebih 1 jam sampai akhirnya masuk dan duduk di dalamnya. Dia menjual berbagai jenis okonomiyaki dengan harga 200 ribuan Rupiah per porsinya ! Kindly noted jumlah pesanan kamu harus sesuai dengan jumlah orang ya, misalnya pas aku masuk 3 orang maka aku harus pesen 3 jenis menu. Rasanya menurut aku jauh dari luar biasa alias biasa saja dan kurang worth it untuk ukuran antri 1 jam.





4. Yaekatsu

Kesini atas rekomendasi dari Chef Hiroshi Koizumi, yang aku kenal dari restoran jepang di Jakarta yaitu Hokkaido Izakaya (sumpah ini salah satu restoran jepang yang enak di Jakarta, wajib coba). Karena saling follow di Instagram akhirnya dia kasi beberapa rekomendasi di Osaka dan restoran ini salah satunya. Sistem duduknya kayak di sushi bar gitu jadi harus agak ngantri untuk dapat giliran disini. Makanannya jenisnya itu ternyata kushikatsu, yang berbentuk seperti sate dengan gorengan di dalamnya. Rasanya luar biasa enak menurut aku ya, tidak berminyak sama sekali dan saucenya juara. Untuk harga aku sedikit lupa berapa, tapi masih affordable di kantong kamu!






5. Kura Sushi


Kalau tempat yang satu ini kayaknya uda terkenal banget dan banyak cabangnya di setiap kota di jepang. Ini adalah tempat makan sushi dengan konsep seperti Genki Sushi dengan harga rata-rata setiap plate-nya 100 yen saja. Perlu menunggu 30 menit untuk makan disini dan menikmati murahnya sushi satu ini. Secara rasa sebanding dengan harga yang kamu bayar, yang kurang disini adalah menu mereka yang mentah menurut aku. Untuk menu sushi roll atau pork sushinya menurut aku di atas rata-rata dan kita makan habis 4000 yen kurang lebih untuk 3 orang, so tidak jauh berbeda dengan makan sushi di Jakarta hehe.





6. Yoshinoya


Jauh-jauh ke jepang, makannya Yoshinoya dong HAHAHAHA. Tapi beneran gak nyesel nyobain yoshinoya disini terutama menu porknya ya. Gila nasinya beda banget (tipical nasi jepang yang pulennya luar biasa), kuah miso soupnya juga gurih sekali dan cheese with porknya dewa banget. Untuk harga aku lupa berapa persisnya, tapi around 100 ribu Rupiah kurang lebih. Wajib dicoba gak cuma di Osaka, dia ada banyak outlet di setiap kota!


Itu dia perjalanan aku selama di Osaka, next blog nanti akan membahas mengenai trip aku di daerah Kyoto, Nagoya dan sekitarnya. Ditunggu ya dan semoga referensi ini bisa membantu kalian yang berencana ke Osaka ! Leave your message here or DM me if there's something you want to ask ya. Anyeonghigeseyo !
JAPAN TRAVEL BLOG : VISA JEPANG, TAX FREE SHOP JAPAN DAN OSAKA TRAVEL DIARY JAPAN TRAVEL BLOG : VISA JEPANG, TAX FREE SHOP JAPAN DAN OSAKA TRAVEL DIARY Reviewed by Oppa Kuliner on February 14, 2019 Rating: 5

1 comment:

  1. permisi ya
    mau numpang promosi bo kelinci99
    menyediakan 18 live game dan 4 pasaran togel ya bos
    untuk Diskon 2D: 29%, 3D: 59%, dan 4D: 66%
    BBM : 2B1E7B84

    ReplyDelete

Powered by Blogger.